Author Archives: useradmin

Byuseradmin

Pengelolaan Aset Harus Sesuai Regulasi

Sebagai upaya untuk memberikan pemahaman terkait regulasi tentang pengelolaan Barang Milik Daerah dan Mekanisme Hibah atau Bansos Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD) Kabupaten Tabalong mengelar bimbingan teknis (Bimtek) di Gedung Pendopo Bersinar, Rabu (6/12).

Bimtek yang diikuti oleh para peserta perwakilan dari SKPD lingkup Pemkab Tabalong ini, juga bertujuan bisa diaplikasikan dalam penyusunan anggaran dan pelaksanaan kegiatan pada masing masing masing SKPD.

“Dalam pengelolaan barang milik daerah sangat penting diketahui regulasinya sehingga dalam pelaksanaan tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari, inilah yang melatar belakangi Bimtek ini digelar,” ujar Kabid Pengelolaan Aset Daerah, Husin Ansari.

Pengelolaan barang milik daerah (BMD), menurut dia, tidak lepas dari peran serta semua steakholder terutama Kepala SKPD selaku Pengguna Barang dan Pengurus Barang.

“Selama ini masih banyak SKPD yang tidak menjalankan mekanisme hibah atau bansos karena minimnya informasi atau sosialisasi terkait regulasi, maka kita gelar Bimtek ini sebagai satu solusi terhadap permasalahan tersebut,”pungkasnya. (Mc Tabalong/Erwin)

Byuseradmin

Peparprov Digelar Usai Hari Jadi Tabalong

Pekan Pralimpic Provinsi (Peparprov) III Tabalong, Kalimantan Selatan dilaksanakan usai perayaan Hari Jadi Kabupaten ke-52 yang puncaknya pada 4 Desember 2017.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Tabalong Zain Ramali di Tanjung, Minggu mengatakan, semula Peparprov dijadwalkan Nopember 2017 setelah pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Kalsel X.

“Pelaksanaan Peparprov memang kita tunda karena bersamaan dengan peringatan hari jadi kabupaten, namun tetap dilaksanakan di Kabupaten Tabalong,” katanya.

Pekan olahraga bagi atlet berkebutuhan khusus ini dijadwalkan pelaksanaannya 8-17 Desember 2017 dengan mempertandingkan tujuh cabang olahraga.

Masing – masing cabang olahraga terdiri atas renang, tenis, bulutangkis, angkat berat, catur, futsal dan atletik yang diikuti 13 kabupaten/kota di Provinsi Kalsel.

Sebagai tuan rumah pelaksanaan Peparprov III Pemkab Tabalong sudah menyiapkan sarana dan prasarananya termasuk arena pertandingan.

Mengingat Oktober lalu Kabupaten Tabalong juga menjadi tuan rumah Poprov Kalsel X sehingga venue pun dipersiapkan untuk kelancaran pertandingan termasuk menghadapi Peparprov.

Byuseradmin

500 Pohon Hijaukan Bandara Warukin

Setelah diresmikan pada hari senin tadi keberadaaan bandara Warukin terus di benahi, kali ini lingkungan bandara yang masih banyak ruang terbuka dihijaukan.

Sedikitnya ada 500 bibit pohon yang ditanam di lingkungan bandara Warukin pada peringatan hari menanam pohon Indonesia pada kamis (7/12) pagi.

Ketua Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) propinsi kalimantan selatan, Heryadi mengatakan memilih bandara karena masih banyaknya ruang terbuka yang perlu dihijaukan.

“bandara ini kan baru diresmikan dan masih banyak ruang terbuka yang perlu dihijaukan” ujarnya kepada wartawan.

Gubernur sendiri menurutnya telah mencanangkan revolusi hijau di kalimantan selatan sebagai upaya merubah prilaku masyarakat agar sadar menanam pohon sebagai kebiasaan.

“tingkat kualitas lingkungan kita berada di urutan 26 dari 33 propinsi, nah gerakan menanam ini juga sebagai upaya meningkatkan kualitas lingkungan kita seperti di lingkungan bandara dan tempat lain” imbuhnya lagi.

Tabalong memusatkan peringatan hari menanam pohon di Bandara Warukin, meskipun hujan mengguyur hari itu , peserta peringatan yang dihadiri Sekda Tabalong dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup tetap berjalan. (Sumber Koran Kontras)

Byuseradmin

ASN Diminta Jangan Pakai Gas 3 kg

Mengantisipasi masih banyaknya penggunaan gas LPG berkapasitas tiga kilogram yang tidak tetap, maka PT Pertamina gencar mensosialisasikan Penggunaan Bright Gas 5,5 Kg.

Sosialiasi ini, salah satunya digelar dikalangan para pegewai Pemkab Tabalong di Gedung Sarabakawa, Rabu (15/11/2017).

Sales executive Pertamina areal Kalsel, Aditya Agung mengungkapkan, sudah tujuh Pemkab dan satu Pemkot yang mereka datangi untuk melakukan sosialisasi penggunaan LPG 5,5 Kg tersebut.

Sasaran sosialisasi, kata Aditya, memang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), dikarenakan ASN sebagai bagian terdekat dengan masyarakat Tabalong dan diharapkan nantinya bisa menyebarkan informasi ke masyarakat luas.

“Kedepan memang kita nantinya, akan menyasar semua kalangan untuk jadi sasaran sosialisasikan,” ujar Aditya.

LPG Bright Gas 5,5 Kg sendiri, merupakan LPG non subsidi yang diperuntukan untuk rumah tangga yang berpenghasilan diatas 1,5 juta rupiah.

Kelebihan LPG Bright Gas 5,5 Kg, menurut Aditya, lebih praktis dengan body yang lebih ramping sehingga memudahkan ibu rumah tangga untuk mengangkat tabung gas tersebut. Serta juga sudah mengunakan teknologi Double Spindle Valve System (DSVS) yang terpasang di Bright Gas 5,5 Kg sehingga menambah keamanan bagi penggunanya.

DSVS merupakan Teknologi yang memiliki katup ganda yang terpasang di kepala tabung gas sehingga apabila salah satu katup memiliki kebocoran, satu katup yang tersisa mampu menutup lubang kebocoran. Selain itu DSVS juga mampu mengatur tekanan gas yang keluar dari tabung sehingga lebih irit dalam penggunaannya.

Asisten I Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Hj. Hamidah Munawarah mengungkapkan, jika Pemkab Tabalong sangat mendukung program ini agar penggunaan LPG subsidi bisa tepat sasaran.

“Para ASN kabupaten Tabalong diharapkan untuk tidak menggunaakan gas tiga kilogram,” himbaunya. (MC Tabalong/Gilang).

Byuseradmin

Halaban Tabalong Jadi Bantalan Rel Kereta Api

Alam Tabalong memang kaya, bukan hanya di perutnya saja yang penuh dnegan emas hitam tapi dipermukaannya ditumbuhi aneka ragam tanaman yang bernilai jual tinggi.

Kekayaan alam ini bila dikelola dengan tepat mampu mensejahterakan warganya, seperti kayu hutan yang biasa dikenal sebagai kayu Halaban, jenis kayu ini tumbuh hampir disemua permukaan bumi Tabalong terutama di wilayah tengah dan utara yang relatif lebih tinggi.

Dulu kayu halaban biasanya dijadikan warga Tabalong untuk membuat arang karena arang degnan bahan kayu halaban terkenal menghasilkan arang dengan kualitas baik dibandingkan dengan menggunakan jenis kayu lainnya.

Namun kini kayu halaban dilirik pengusaha luar daerah untuk bantalan rel kereta api terutama dipulau jawa tidak mengherankan bila dalam beberapa bulan terakhir ini warga di desa Marindi dan sekitarnya beramai-ramai mencari kayu halaban dengan ukuran tertentu dihutan hutan mereka.

Aktifitas muat kayu halaban ke atas truk pun terlihat marak dipinggir pinggir jalan desa, geliat warga desa memburu kayu halaban karena harga halaban dipasar mencapai Rp. 1.200.000 perkubiknya.

“panjang kayunya harus 2 meter. Satu kubik kayu Halaban  di beli seharga Rp 1.200.000.” terang H.Jani Kades Marindi.

– H.Jani memperkirakan Halaban yang sudah terjual sekitar 70 truk poso yang mana untuk satu unit poso bermuatan 18- 20 kubik kayu. (abul misriwan) Source Koran Kontras

Byuseradmin

Bupati Stop Angkutan Semen Lewat Kelua

kegelisahan warga Tabalong  terhadap angkutan semen yang melintasi jalan Tanjung – Kelua karena berakibat rusaknya jalan direspon cepat Bupati Tabalong, H.Anang Syakhfiani dengan menggelar rapat bersama forum koordinasi pimpinan daerah (forkompinda) selasa (21/11) pagi.

“ keputusannya ruas jalan Tanjung – Kelua hanya diperkenankan untuk angkutan menggunakan dump truk berkapasitas 6 sampai 10 ton saja” jelas Anang usai rapat.

 

Keputusan hari ini yang diambil imbuh Anang akan segera di laporkan ke Gubernur Kalimantan selatan, terkait dengan peningkatan kelas jalan yang diajukan Pemkab ke Kementerian Pekerjaan umum  sudah mendapatkan jawaban.

“ jalan kita hanya di siapkan untuk jalan kelas II dan III saja jadi bukan untuk jalan kelas I” terang Bupati.

Bupati berharap pihak perusahaan angkutan semen dan PT.Conch bisa bekerjasama dengan menjalankan sesuai kesepakatan. (lee)