Monthly Archives:November 2017

Byuseradmin

Halaban Tabalong Jadi Bantalan Rel Kereta Api

Alam Tabalong memang kaya, bukan hanya di perutnya saja yang penuh dnegan emas hitam tapi dipermukaannya ditumbuhi aneka ragam tanaman yang bernilai jual tinggi.

Kekayaan alam ini bila dikelola dengan tepat mampu mensejahterakan warganya, seperti kayu hutan yang biasa dikenal sebagai kayu Halaban, jenis kayu ini tumbuh hampir disemua permukaan bumi Tabalong terutama di wilayah tengah dan utara yang relatif lebih tinggi.

Dulu kayu halaban biasanya dijadikan warga Tabalong untuk membuat arang karena arang degnan bahan kayu halaban terkenal menghasilkan arang dengan kualitas baik dibandingkan dengan menggunakan jenis kayu lainnya.

Namun kini kayu halaban dilirik pengusaha luar daerah untuk bantalan rel kereta api terutama dipulau jawa tidak mengherankan bila dalam beberapa bulan terakhir ini warga di desa Marindi dan sekitarnya beramai-ramai mencari kayu halaban dengan ukuran tertentu dihutan hutan mereka.

Aktifitas muat kayu halaban ke atas truk pun terlihat marak dipinggir pinggir jalan desa, geliat warga desa memburu kayu halaban karena harga halaban dipasar mencapai Rp. 1.200.000 perkubiknya.

“panjang kayunya harus 2 meter. Satu kubik kayu Halaban  di beli seharga Rp 1.200.000.” terang H.Jani Kades Marindi.

– H.Jani memperkirakan Halaban yang sudah terjual sekitar 70 truk poso yang mana untuk satu unit poso bermuatan 18- 20 kubik kayu. (abul misriwan) Source Koran Kontras

Byuseradmin

Bupati Stop Angkutan Semen Lewat Kelua

kegelisahan warga Tabalong  terhadap angkutan semen yang melintasi jalan Tanjung – Kelua karena berakibat rusaknya jalan direspon cepat Bupati Tabalong, H.Anang Syakhfiani dengan menggelar rapat bersama forum koordinasi pimpinan daerah (forkompinda) selasa (21/11) pagi.

“ keputusannya ruas jalan Tanjung – Kelua hanya diperkenankan untuk angkutan menggunakan dump truk berkapasitas 6 sampai 10 ton saja” jelas Anang usai rapat.

 

Keputusan hari ini yang diambil imbuh Anang akan segera di laporkan ke Gubernur Kalimantan selatan, terkait dengan peningkatan kelas jalan yang diajukan Pemkab ke Kementerian Pekerjaan umum  sudah mendapatkan jawaban.

“ jalan kita hanya di siapkan untuk jalan kelas II dan III saja jadi bukan untuk jalan kelas I” terang Bupati.

Bupati berharap pihak perusahaan angkutan semen dan PT.Conch bisa bekerjasama dengan menjalankan sesuai kesepakatan. (lee)

Byuseradmin

Bahaya Penggunaan HP Saat Berkendara

Anggota Polantas dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalsel mengingatkan bahaya penggunaan handphone (HP) saat berkendara kepada kalangan pelajar di sekolah.

“Kebiasaan buruk menggunakan handphone saat berkendara ini terus kami ingatkan, khususnya ke pelajar yang diketahui cukup banyak melakukannya,” kata Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Kalsel AKBP Nina Rahmi di Banjarmasin, Jumat.

Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas dengan tematik tidak boleh menggunakan handphone pada saat menjalankan kendaraan bermotor tersebut dilakukan anggota Satgas 2 Preemtif Ditlantas Polda Kalsel di SMAN 4 Banjarmasin.

Selain larangan penggunaan handphone, pengendara dengan pengaruh minuman beralkohol dan Narkoba juga diingatkan.

“Penggunaan handphone saat berkendara sangat membahayakan baik diri sendiri maupun pengguna jalan lain, apalagi sampai dalam kondisi mabuk minuman keras atau Narkoba, pasti fatal akibatnya,” papar Nina yang memimpin Program “Police Goes to School” itu.

Di hadapan siswa dan dewan guru, pada kesempatan itu Polantas juga menyosialisasikan Operasi Zebra Intan 2017 yang kini masih berlangsung.

Menurut Nina, masyarakat harus mengetahuinya adanya Operasi Kepolisian Terpusat tersebut, termasuk siswa dan guru, sehingga bisa melengkapi surat-surat kendaraan dan mematuhi aturan lalu lintas.

“Bagi pelajar yang belum berumur 17 tahun alias tidak mempunyai SIM, kami ingatkan untuk tidak mengendarai kendaraan bermotor, jika terjaring razia pasti ditindak tegas,” pungkas Nina.

Byuseradmin

Kelurahan Dapat Mobil Operasional

Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani, secara langsung menyerahkan 11 buah mobil operasional, di Halaman Pendopo Bersinar, Jumat (10/11/2017).

Ke 11 buah mobil operasional tersebut, 10 diantaranya untuk operasional pemerintahan kelurahan yakni, Kelurahan Jangkung, Mabuun, Belimbing Raya, Agung, Pembataan, Pulau, Tanjung, Hikun, Belimbing dan Kelurahan Sulingan serta satu mobil untuk operasional persroom Pemkab Tabalong.

Bupati berharap, adanya mobil operasional ini dapat menjadi penyemangat dan mempermudah dalam menjalankan tugas . (Metro7/MC Tabalong/Erwin)

Byuseradmin

PDAM Tabalong Tambah 250 Sambungan Baru

Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan menambah 250 sambungan baru untuk tingkatkan layanan air bersih di Kecamatan Muara Uya dan Jaro.

Kepala Cabang Instalasi Kota Kecamatan (IKK) Muara Uya, Sunarno di Tanjung, Kamis menyampaikan saat ini telah dipasang 700 sambungan rumah untuk pelayanan air bersih.

“Kita menargetkan 2018 tambahan sebanyak 250 sambungan baru untuk layanan PDAM bisa terealisasi,” jelas Sunarno.
Dengan penambahan sambungan baru tersebut tentunya bisa meningkatkan jumlah pelanggan PDAM di Kecamatan Muara Uya maupun Jaro.

Mengingat telah dipasangnya jaringan pipa distribusi sepanjang 1,5 kilometer di wilayah ini oleh Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Selatan dengan dukungan dana APBN 2017.

Sunarno menjelaskan pemasangan pipa transmisi ini untuk distibusi air baku dari instalasi lama ke jaringan baru sehingga pelayanan air bersih lebih optimal.

Pemasangan pipa distribusi ini dimulai dari Desa Simbung Layung menuju Desa Muara Uya sepanjang 1,5 kilometer dan diameter 8 inchi. Sebelumnya PDAM juga memasang pipa distribusi sepanjang 3,1 kilometer dengan alokasi dana dari APBD Kabupaten sebesar Rp3,4 miliar dan pengadaan jaringan distribusi Rp3 miliar di Kecamatan Muara Uya. (Sumber Antara News)