Yearly Archives:2018

Byuseradmin

Pertamina Dukung Program Laboratorium Komputer Desa

PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi Aset 5 Tanjung Field di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan mendukung program laboratorium komputer desa melalui tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) 2018.

Manager Lapangan PT Pertamina EP Aset 5 Tanjung Field Andri Haribowo di Tanjung, Senin menyampaikan program laboratorium komputer desa tahun ini diberikan untuk perpustakaan Desa Masukau Kecamatan Murung Pudak.

“Melalui tanggung jawab sosial perusahaan tahun ini bantuan bidang pendidikan rencananya berupa laboratorium komputer di SMP Negeri 1 Tanta dan perpustakaan Desa Masukau,” jelas Andri.

Selain itu, bantuan program CSR bidang infrastruktur berupa program sekolah sehat SD Negeri 3 Belimbing dan perbaikan sarana lapangan olahraga serta Kampung solar cell di Kelurahan Belimbing Raya.

Menurut dia, dukungan ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan atas program pemerintah daerah dalam pengembangan perpustakaan desa termasuk peningkatan sarana dan prasarana sekolah.

Terpisah Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tabalong Abu Bakar Sidiq menyampaikan tahun ini ada 10 calon replikasi perpustakaan desa yang menjadi sasaran program pengembangan.

“Perpustakaan desa nantinya tidak hanya memberikan layanan berupa buku bacaan namun dilengkapi sarana internet agar jadi sumber informasi bagi  warga,” jelas Abu Bakar.

Dari 121 desa sebanyak 10 replikasi perpustakaan desa yang menjadi program pengembangan diantaranya Desa Padang Panjang, Desa Warukin, Desa Tamiyang, Desa Lok Batu, Desa Masingai II, Des Bilas dan Desa Binturu.

Selanjutnya 10 replikasi perpustakaan desa ini akan mendapatkan bantuan komputer dan printer dari pemerintah daerah dengan harapan bisa memberikan manfaat bagi warga untuk mendapatkan berbagai informasi. ( Sumber Antara News )

Byuseradmin

Perekonomian Tabalong tumbuh 3,06 persen

Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan sebesar 3,06 persen sebagai dampak peninigkatan di sektor pertanian, kehutanan, perikanan dan industri pengolahan.

Pelaksana Tugas Bupati Tabalong Zony Alfianoor di Tanjung, Senin menyampaikan meski pertumbuhan di sektor pertambangan baik batu bara dan minyak bumi minus 3,83 persen namun belum pengaruhi angka pertumbuhan ekonomi.

“Kondisi ini menunjukkan perekonomian di Kabupaten Tabalong tidak hanya tergantung di sektor pertambangan maupun migas,” jelas Zony.

Sebaliknya sektor lain di luar migas dan batu bara justru mempengaruhi pertumbuhan perekonomian di `Bumi Saraba Kawa` ini dan sektor pertanian bahkan menjadi leading sektor dalam kemajuan daerah seperti bahan pangan dan perkebunan karet yang jadi primadona di wilayah ini.

Zony menyampaikan struktur ekonomi di Kabupaten Tabalong saat ini didominasi tiga sektor besar yakni pertambangan, pertanian serta kehutanan dan perikanan terbukti dari realisasi total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan dengan migas mencapai Rp13,3 miliar.

Peningkatan pertumbuhan ekonomi di kabupaten paling utara Provinsi Kalsel ini juga dipengaruhi perkembangan sektor perdagangan yang mencapai peningkatan 14,80 persen dan sektor industri pengolahan 6,33 persen serta pertanian, kehutanan dan perikanan tumbuh sebesar 4,53 persen.

“Saat ini perkembangan ekonomi di Tabalong menunjukkan ke arah kemandirian mengingat pertumbuhan ekonomi tanpa pertambangan batu bara dan migas mencapai 9,60 persen,” jelas Zony.

Untuk indikator pembangunan ekonomi lainnya yakni PDRB perkapita selama kurun waktu 2014 – 2016 meningkat tiap tahunnya atau tumbuh rata – rata 1,04 persen. ( Sumber Antara News )

Byuseradmin

Debat Terbuka Calon Wakil Bupati Tabalong Digelar

KPUD Tabalong kembali melakukan debat terbuka yang menghadirkan calon wakil bupati dari keempat pasangan calon pada pilkada 2018.

Bertempat di Hotel Aston Tanjung , Minggu (29/4), Agus Musdianoor, Ketua KPUD Tabalong yang membuka debat ini mengatakan bahwa dalam debat ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk saling melihat kemapuan dari keempat calon wakil bupati Tabalong.

“kita akan diperlihatkan kualitas calon wakil bupati tabalong, bagaimana nantinya bisa membawa bumi sarabakawa ini lebih baik” kata Agus.

Dalam debat ini keempat calon wakil bupati tabalong memperdebatkan terkait meningkatkan pelayanan publik, program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga di Tabalong.

Dimoderatori oleh seorang budayawan asal Tabalong yaitu Firman Yusi, debat terbuka calon wakil bupati Tabalog  dimulai dengan menyampaiakan visi dan misi dari keempat calon wakil bupati yang terkait dengan tema debat tersebut.

Lalu pada sesi berikutnya, keempat calon wakil bupati saling menyampaikan implementasi terhadap visi misi yang telah disampaikan, yang dilanjutkan untuk saling memberikan pertanyaan kepada satu dengan lainnya. Keempat calon bupati saling beradu argumen satu sama lain.

Pada tanggal 6 Mei nanti, Keempat kontestan pilkada tabalong 2018 akan kembali melakukan debat terbuka di Taman Giat Kota Tanjung. (MCT/Gilang)

Byuseradmin

Warga Jaro juara lomba teknologi tepat guna

Warga Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, Yana Mulyana meraih juara pertama lomba inovasi dan kreasi hasil pengolahan teknologi tepat guna yang dilaksanakan Dinas

Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) setempat.

Kepala Bidang Pembangunan Pengembangan Usaha Desa DPMPD Kabupaten Tabalong Normaliani di Tanjung, Kamis mengatakan inovasi yang dibuat Yana berupa alat pengukur kesuburan tanah sedangkan juara kedua diraih warga Kecamatan Tanjung dengan teknologi pembuat larutan pengental latek berbahan bakar kulit batang karet.

“Untuk kategori lomba inovasi teknologi tepat guna alat pengukur kesuburan tanah meraih peringkat pertama dan pemenang akan mewakili Kabupaten Tabalong di tingkat Provinsi Kalsel,” jelas Nurmaliani.

Tiga peserta lainnya yang masuk lima besar lomba inovasi TTG yakni Kelompok Maju Bersama Desa Kapar Kecamatan Murung Pudak berupa alat pembuat gilingan pangsit, Kelompok Tani D`Clinic Desa Masukau

dengan teknologi alat perontok padi serta inovasi baterai aki sederhana karya SMA Negeri 1 Tanta.

Terpisah Yana mengatakan alat pengukur kesuburan tanah yang dibuatnya menggunakan bahan sederhana berupa bekas wadah rexona yang dirangkai lampu detektor plus baterai cara kerjanya memasukkan alat pengukur ke dalam air yang berisi sampel tanah yang telah dicampur air dan jika banyak mengandung unsur hara maka lampu pun menyala.

“Sebelumnya alat ini sudah kami gunakan namun menggunakan aliran listrik dan diubah dengan tenaga baterai agar lebih aman,” jelas Yana.

Sementara itu untuk kategori lomba kreasi hasil pengolahan peringkat pertama diraih SMA Negeri 2 Tanjung dengan karya kulit buah naga sebagai pendeteksi logam berat mercuri pada air sumur bor.

Di posisi kedua yakni Kelompok Ternak Lembu Sejati Kecamatan Jaro dengan hasil pengolahan berupa pupuk organik cair.

SMA Negeri 2 juga meraih raih peringkat ketiga dan keempat untuk karya berupa kulit buah nanas sebagai bahan pembersih serba guna dan pemanfaatan air kelapa tua menjadi pestisida alami.

Kelompok masyarakat Kecamatan Murung Pudak dengan hasil pengolahan berupa selai dari buah cempedak meraih peringkat kelima.

Byuseradmin

Perkumpulan Pusaka gelar pengolahan produk ramah lingkungan

Perkumpulan Putra/putri Sarabakawa Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan menggelar pelatihan pengolahan produk ramah lingkungan berupa pembuatan tas kain spunbond atau tas daur ulang.

Sekretaris Riset dan Data Perkumpulan Pusaka Tabalong

Erlinda Sari di Tanjung, Senin mengatakan tas kain spundbond merupakan tas ramah lingkungan yang saat ini digunakan sebagai pengganti kantong plastik.

“Pelatihan pengolahan produk ramah lingkungan ini salah satu komitmen kami mendukung upaya pengurangan sampah plastik,” jelas Erlinda.

Dengan melibatkan para pengelola bank sampah dan kaum perempuan di `Bumi Saraba Kawa` ini pelatihan pengolahan tas ramah lingkungan ini didukung oleh PT Adaro Indonesia bekerja sama dengan Pusat Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja setempat.

Direktur Yayasan Pusaka Tabalong Firman Yusi mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan 7 hari untuk bumi khususnya komitmen mengurangi volume sampah di wilayah ini.

“Kegiatan ini kita laksanakan selama empat hari untuk mendukung program 7 hari untuk bumi dengan mengurangi volume sampah,” jelas Firman.

Pelatihan sendiri mendapat dukungan dana dan peralatan dari dana CSR PT Adaro Indonesia dan tenaga pelatih dari Pusat Latihan Kerja setempat.

Perwakilan manajemen PT Adaro Indonesia Rinaldo Kurniawan mengatakan pihaknya sangat mendukung program pengelolaan lingkungan di Kabupate Tabalong salah satunya melalui pelatihan pengolahan produk ramah lingkungan.

“Bidang lingkungan hidup menjadi salah satu sasaran program tanggungjawab sosial PT Adaro dan mitra kerja termasuk mendukung gerakan Tabalong hijau dan bersih,” jelas Rinaldo.

Pelatihan yang diikuti 20 peserta ini dibuka secara langsung oleh Pelaksanan Tugas Bupati Tabalong Zony Alfianoor didampingi Kadisnaker Syaiful Ikhwan.

“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi kegiatan ini mengingat adanya upaya Tabalong bebas dari sampah,” jelas Zony.