Monthly Archives:Januari 2018

Byuseradmin

Polisi Tabalong Berhasil Bekuk Diduga Pelaku Pengedar Narkoba

Polres Tabalong – Satnarkoba – Polres Tabalong – Anggota Satnarkoba dipimpin Oleh KBO Satnarkoba Polres Tabalong Ipda Supriyono melakukan penangkapan terhadap Residivis Narkoba dengan inisial S (37) di desa Padang lumbu Rt 06 Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong.Kamis (11/01/2018).

Pelaku tersebut merupakan residivis Narkoba yang baru keluar dari LP Karang Intan Banjarmasin (Bebas bersyarat) dan adik pelaku juga merupakan pengedar narkoba yang sekarang masih menjalan masa hukuman . Anggota Satnarkoba telah melakukan penyelidikan dalam waktu 1 bulan dan baru bisa meringkus pelaku pada hari ini.

Dari hasil penangkapan tersebut Anggota Satnarkoba berhasil menemukan barang bukti berupa 1 paket Narkoba jenis Sabu-sabu yang disimpan dalam box sepeda motor milik pelaku. Kemudian dilakukan penggeledahan di rumah pelaku ditemukan 5 paket narkoba jenis sabu-sabu.

“Tidak ada ampun bagi para pengedar Narkoba akan terus kami kejar untuk memberantas peredaran narkoba demi terwujudnya Tabalong yang tertib dan aman”. Ucap Ipda Supriyono

Byuseradmin

Deklarasi Netralitas

Ketua KPU Tabalong Agus Musdian Noor, Kapolres AKBP Hardiono, Ketua Panwaslu Hirsan dan Dandim 1008/Tanjung Letkol Arm Anang Krisna Indra Kumara membacakan deklarasi netralitas, Kamis di halaman Pendopo Bersinar Pembataan

Byuseradmin

Delapan Desa Di Tabalong Dapat Bantuan E-warung

Sebanyak delapan desa di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan mendapat bantuan warung elektronik (e- warung) sebagai penyalur resmi bantuan pangan non tunai.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tabalong Yuhani di Tanjung, Sabtu mengatakan warung elektronik nantinya menjual bahan pangan yang diperlukan masyarakat.

“Masyarakat hanya perlu memiliki kartu Keluarga Sejahtera untuk dapat mengakses layanan e – warung,” ucap Yuhani.

Tahun ini delapan desa yang mendapatkan bantuan Rp20 juta untuk pembentukan e-warung yakni Desa Habau Kecamatan Banua Lawas, Desa Tamunti Kecamatan Pugaan, Desa Namun Kecamatan Jaro dan Desa Santuun Kecamatan Muara Uya.

Desa Tanta Hulu Kecamatan Tanta, Desa Paliat Kecamatan Kelua, Desa Wirang Kecamatan Haruai dan Desa Garunggung Kecamatan Tanjung.

Penerima bantuan e – warung sendiri merupakan sasaran Kelompok Usaha Bersama dari Program Keluarga Harapan Kementerian Sosial.

Dalam program e – warung masyarakat peserta PKH akan mendapatkan dana sebesar Rp 110.000 pada KKS setiap bulannya.

Dengan mekanisme tersebut bantuan dari pemerintah tidak lagi disalurkan ke masyarakat dalam bentuk uang tunai melainkan berupa bantuan bahan pokok.

Yuhani mengungkapkan baru beras dan gula yang dapat dibeli masyarakat melalui e-warung.

Selanjutnya bantuan KUBE reguler pedesaan tahun ini sebanyak 25 kelompok dan KUBE PKH 50 kelompok.

Jenis usaha yang dikembangkan mulai dari anyaman, budidaya ikan, ternak sapi hingga penjualan alat pertanian serta sembako.

Salah satunya empat Kelompok Usaha Bersama di Desa Bahungin Kecamatan Kelua mengembangkan usaha ternak itik, kambing, sapi dan budidaya ikan lele. (sumber Antara News )

Byuseradmin

HUT ke-21 XL Axiata: Membangun BTS di 40 Daerah Terpencil

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) merayakan hari jadi ke-21 tahun di industri telekomunikasi Indonesia dengan membangun infrastuktur jaringan melalui program Kewajiban Pelayanan Universal/Universal Service Obligation (USO).

Proses pembangunan jaringan telekomunikasi tersebut sedang dilakukan secara bersamaan di 4 provinsi, dan diharapkan selesai sebelum akhir 2017. Jaringan tersebut mencakup 40 titik lokasi Base Transceiver Station (BTS) yang hampir semuanya berlokasi di daerah terpencil.

Chief Service Management Officer XL Axiata Yessie D Yosetya mengatakan proyek tersebut menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi XL Axiata untuk secara aktif mendukung pemerintah melakukan upaya pemerataan pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi.

“Kami tidak akan menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan ini dengan melaksanakan pembangunan jaringan ini sebaik mungkin sesuai dengan harapan pemerintah,” ujarnya dalam siaran pers yang dilansir Selasa (10/24/2017).

Yessie menegaskan XL Axiata akan menyambut baik jika pemerintah memberikan kepercayaan lagi untuk membangun jaringan USO di lokasi-lokasi lainnya yang masih memerlukan akses ke layanan telekomunikasi dan data/internet.

Lokasi pembangunan 40 titik jaringan telekomunikasi melalui program USO yang dilakukan oleh XL Axiata terdiri dari Provinsi Kalimantan Barat, yang meliputi Kab. Ketapang, Kab. Bengkayang, Kab. Sambas, Kab, Sanggau, Kab. Landak, dan Kab. Kayong Utara.

Selanjutnya di Kalimantan Selatan, yaitu di Kab. Tabalong. Di Nusa Tenggara Barat, meliputi Kab. Sumbawa, Kab. Sumbawa Barat, dan Kab. Bima. Serta, di Sulawesi Tenggara meliputi Kab. Konawe Kepulauan.

“Semua daerah tersebut selama ini masih cukup terbatas dari jangkauan layanan telekomunikasi dan terutama layanan internet berkecepatan tinggi,” jelasnya.

XL Axiata melaksanakan proyek pembangunan infrastruktur jaringan melalui program USO tersebut berdasarkan penunjukkan dari Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Selain itu, pada 40 titik lokasi dalam proyek USO tersebut, XL Axiata menilai potensi ekonomi dan sosial yang tinggi yang sesuai dengan visi perusahaan untuk bisa ikut melayani masyarakat dengan layanan akses ke jaringan telekomunikasi dan data/internet.

Biaya untuk pembangunan proyek jaringan USO ini akan menggunakan dana USO dari pemerintah. Adapun, untuk untuk keperluan pengadaan BTS, pemasangan (installment) serta mobilisasi, menjadi kewajiban bagi XL Axiata untuk menanggungnya.

Pembangunan infrastruktur jaringan melalui program USO ini sejalan dengan perluasan jaringan internet berkecepatan tinggi yang terus dipacu XL Axiata di berbagai daerah, termasuk mencakup di seluruh provinsi yang ada di Kalimantan dan Sulawesi.

Pembangunan jaringan yang akan mendukung penyelenggaraan berbagai layanan data berkualitas tersebut sesuai visi perusahaan yang memang tahun ini dan di masa mendatang akan terus berfokus pada layanan data digital.

Hingga saat ini XL Axiata telah melayani masyarakat Indonesia dengan layanan Internet cepat 4G LTE di 388 kota/kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia, dengan dukungan lebih dari 93.000 BTS, termasuk lebih dari 14.000 BTS 4G. ( sumber : www.industribisnis.com )

Byuseradmin

Amankan Pilkada Polres Tabalong Turunkan 622 Personelnya

Dalam rangka kesiapan pengamanan jalannya Pilkada serentak 2018 di kabupaten Tabalong, Polres Tabalong melaksanakan apel gelar pasukan mantap obor 2018, Jumat (5/1/2018) di Halaman Pendopo Bersinar, Pembataan.

Kapolres Tabalong, AKBP Hardiono yang bertindak sebagai inspektur upacara mengatakan, bahwa pada gelaran pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupanten Tabalong tahun 2018 nanti, Polres Tabalong akan menerapkan sistem pengamanan melalui manajemen yang komperhensif dan terpadu

“Kita akan mengerahkan segala sumber daya yang ada dan akan bekerja sama sinergis dengan penyelenggara pemilu, TNI, dan mitra keamanan lainnya,”ujarnya

Lebih jauh lagi, Ia juga menjelaskan bahwa dalam penerapan manajemen yang terpadu dan komperhensif akan melibatkan 622 personil Polres Tabalong.

selain itu, menurutnya, pihaknha juga dibantu oleh 75 personil TNI dan 1208 personil Linmas guna mengamankan jalannya pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Tidak lupa, dirinya menghimbau kepada masyarakat Tabalong, untuk saling bekerjasama demi mensukseskan pelaksanakan pesta rakyat yang berlangsung lima tahun sekali ini.

“Saya meminta tolong kepada masyarakat apabila menemukan anggota polres tabalong yang tidak bersikap netral untuk bisa melaporkan kepada kami agar bisa kami tindak lanjut,” pungkasnya. (Metro7/MC Tabalong/Gilang)