Monthly Archive Oktober 2018

Byuseradmin

Perkumpulan Pusaka gelar seminar konversi sampah plastik

Perkumpulan Putera/puteri Sarabakawa (Pusaka) Kabupaten Tabalong menggelar seminar konversi kantong plastik sebagai tindaklanjut gerakan pengurangan sampah di wilayah ini.

Ketua Perkumpulan Pusaka Firman Yusi di Tanjung, Rabu mengatakan gerakan konversi kantong plastik di ‘Bumi Sarabakawa’ ini  sudah dimulai sejak akhir 2017.

“Kita menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah, swasta dan masyarakat untuk melaksanakan gerakan konversi kantong plastik,” jelas Firman.

Seminar konversi kantong plastik ini Perkumpulan Pusaka juga menggandeng PT Pertamina EP Aset 5 Tanjung Field, Dinas Lingkungan Hidup dan asosiasi bank sampah lokal.

Manager Lapangan PT Pertamina EP Tanjung Aset V Tanjung Field Muhammad Firdaus Sabaruddin menyampaikan dukungannya akan gerakan konversi kantong plastik sesuai komitmen bersama yang dicanangkan 26 Februari 2016.

“Gerakan pengurangan sampah plastik ini wujud pembangunan berkelanjutan dan pertamina berkomitmen agar konversi kantong plastik bisa terealisasi” jelas Firdaus.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup setempat Rowi Rawatianice kalau konversi kantong plastik harus dilakukan mengingat butuh waktu sangat panjang untuk dapat diterima lingkungan.

“Tak hanya sampah plastik bekas pembalut atau popok bayi butuh 100 tahun untuk bisa diterima lingkungan,” jelas Rowi.

Dinas Lingkungan Hidup tengah menyiapkan peraturan Bupati Tabalong terkait pengurangan sampah plastik dengan target 2019 sudah dilaksanakan di sejumlah minimarket atau toko modern.

Pengurangan sampah plastik sendiri  akan dimulai di lingkungan sekolah.

Sementara itu seminar konversi kantong plastik menghadirkan narasumber dari Dinas LH Pemko Banjarmasin Nanik dan perwakilan supermarket Giant Sugian Noor serta pemaparan dari Kadis LH setempat Rowi Rawatianice.

Byuseradmin

Deny Renopatri Guru SDN asal Tabalong raih penghargaan Anugerah Ki Hajar 2018

Deni Ranoptri  seorang Guru Sekolah Dasar Negeri 1 Nawin Hilir asal Kabupaten Tabalong,Kalimantan Selatan  berhasil terpilih sebagai Duta Rumah Belajar Terbaik Nasional 2018. Dimana predikat tersebut tersebut ia dapatkan dari Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saat perhelatan Anugerah Ki Hajar 2018 kategori Duta Rumah Belajar Terbaik Nasional 2018.di The Sultan Hotel Jakarta Pusat beberapa waktu yang lalu.

Duta Rumah Belajar sendiri merupakan perpanjangan tangan Pustekkom dalam mensosialisasikan pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi, dimana Deny Ranoptri yang mewakili Kalimantan Selatan berhasil mengalahkan 100 peserta dari provinsi lainnya se Indonesia, setelah melewati 4 kali tahapan pemilihan bimbingan teknis terkait teknologi informasi dan komunikasi.

Dikatakan Deni , event ini diselenggarakan baru dua kali dan baru tahaun ini Tabalong bisa ikut yang sekaligus bisa langsung meraih penghargaan dan itu diluar prediksi.

“Alhamdulillah saya tidak menyangka dan menduga bisa terpilih sebagai sebagai Duta Rumah Belajar Terbaik Nasional 2018, mengingat selama ini pendidikan di Kalsel dianggap sedikit ketinggalan namun dari ide dan gagasan serta penerpan yang saya buat ternyata menghasilkan sesuatu yang berbeda dibanding 7.000 guru se-Indonesia dalam menyongsong pendidikan 4.0.”katanya.

Diakuinya, kondisi dari  sarana prasarana kompetensi guru yang ada di daerah masih banyak yg memang butuh reformasi dibanding dengan daerah lain dalam penyelerasan kemampuan guru dalam pemanfaatan Information and Communication Technologies (ICT) dan Ini akan menjadi masalah jika pendidikan 4.0 ini dibawa keruang kelas mengingat pendidik kita belum siap, semoga pelaku pendidikan di daerah mempersiapkan hal tersebut.

“Harapan saya semua pelaku pendidikan bersiap menyongsong pendidikan 4.0, reformasi sekolah, kondisi sarana dan prasarana,namun untuk peningkatan kompetensi guru mari kita bersama sama belajar.”harapnya.

Lanjutnya, atas diterimanya penghargaan ini, Deny mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Pemerintah daerah Kabupaten Tabalong yang selama ini telah banyak memberikan bimbingan,dukungan dan apresiasi pada putra daerah.

“Mudah mudahan ini menjadi motivasi dan stimulan bagi guru lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan pada bidang Information and Communication Technologies (ICT) dalam menyongsong pendidikan 4.0.”pungkasnya

Dengan terpilihnya sebagai Duta Rumah Belajar terbaik nasional,Deni Ranoptri  berkesempatan mengikuti bimtek pengembangan bahan ajar TIK, baik di pusat maupun daerah, serta dilibatkan pada kegiatan Pustekkom pusat dan daerah. MC Tabalong/Said