Pelaksana Tugas Bupati Tabalong, Kalimantan Selatan, Zony Alfianoor meminta manajemen pabrik semen PT Conch South Kalimantan turut memperhatikan pemeliharaan jalan di wilayah ini.

“Dampak angkutan semen yang menyebabkan rusaknya jalan negara maupun jalan provinsi harus segera ditangani,” jelas Zony di Tanjung, Kamis.

Selain itu Zony mengharapkan ada sanksi tegas bagi angkutan semen yang melebihi tonase agar bisa meminimalkan kerusakan jalan.

Hal ini disampaikan Zony saat melakukan kunjungan ke pabrik semen milik investor Tiongkok bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah di Desa Saradang Kecamatan Haruai.

Dalam pertemuan dengan Asisten General Manager PT Conch South Kalimantan Mr Yen Jiacheng yang didampingi penerjemahnya Yandrie sejumlah anggota Forkopimda menyampaikan persoalan jalan rusak hingga pemberdayaan tenaga kerja lokal dan tanggungjawab sosial perusahaan.

Seperti dilontarkan Ketua Dewan Darwin Awi yang menyebutkan pihak PT Conch bisa mengoptimalkan pemanfaatan SDM lokal dan menjadi perusahaan yang bisa dicintai masyarakatnya.

“PT Conch bisa memanfaatkan angkutan sungai untuk mengurangi dampak kerusakan jalan,” jelas Darwin.

Selain Ketua dewan hadir pula Kapolres AKBP Hardiono, Dandim 1008/Tanjung Letkol Arm Edy Santoso dan Ketua Pengadilan Negeri Desy Rianti serta para asisten dan pimpinan SOPD.

Pihak PT Conch sendiri melalui Asisten Kepala Bagian Administrasi Yandri menyampaikan saat ini tercatat sebanyak 458 tenaga kerja lokal atau warga negara Indonesia.

“Hanya sekitar 80 orang tenaga kerja asing yang ada di PT Conch dan kita juga sudah mengalokasikan dana untuk CSR tiap tahunnya,” jelas Yandri.

Yandri menyampaikan program CSR tahun ini mencakup bantuan beasiswa dan peningkatan sarana serta prasarana sekolah.

(T.KR-HLN/B/I022/I022) 01-03-2018 19:06:59