Petani gagal tanam dapat bantuan benih

Byuseradmin

Petani gagal tanam dapat bantuan benih

Pemerintah Kabupaten Tabalong terus memantapkan hasil pertanian dengan peningkatan infrastruktur pendukung seperti saluran air atau embung di sejumlah desa agar bisa tanam dua kali setahun.

Termasuk optimalisasi lahan lebak yang tersebar di wilayah Selatan juga menjadi perhatian Pemkab Tabalong dalam peningkatan produksi padi.

“Khusus lahan lebak kita menyiapkan bantuan benih gratis bila terjadi gagal tanam,” jelas Bupati Tabalong Anang Syakhfiani.

Anang mengakui pemanfaatan lahan lebak sebagai areal pertanian terkendala tingginya debit air pada musim hujan di wilayah tersebut.

Tercatat ada sekitar 5.000 hektare lahan lebak di wilayah Selatan masing – masing di Kecamatan Muara Harus 148 hektare, Kelua 995 hektare, Banua Lawas 3,399 hektare dan Pugaan 1.046 hektare.

“Rencananya bantuan saluran pengairan dari pusat akan dilaksanakan di wilayah Selatan agar bisa mengoptimalkan lahan lebak,” jelas Anang.

Selanjutnya di wilayah Utara seperti Desa Nawin Kecamatan Haruai juga dilakukan pembangunan embung untuk antisipasi kekeringan di musim kemarau.

Menurut Kepala Desa Nawin Marhani kurangnya pasokan air selama kemarau jadi kendala menerapkan pola tanam dua kali dalam setahun.

“Embung ini jadi solusi petani dalam mendapatkan pasokan air selama kemarau,” jelas Marhani.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang setempat Noor Rifani mengatakan pembuatan embung ini menelan dana sekitar Rp286 Juta dari APBD 2018.

“Embung ini mampu mengairi lahan pertanian sekitar 90 hektare dengan kapasitas air 8 000 meter kubik,” jelas Rifani. ( Sumber Antara News )

About the author

useradmin administrator

Leave a Reply