Lagi, 144 Warga Tabalong Dilatih Untuk Jadi Pengusaha

Byuseradmin

Lagi, 144 Warga Tabalong Dilatih Untuk Jadi Pengusaha

Setelah sukses pada angkatan pertama, kini Balai Latihan Kerja (BLK) Tabalong kembali membuka pelatihan berbasis kompetensi Angkatan II yang bersumber dari dana  APBN Tahun 2019.

Untuk angkatan kedua, Kegiatan ini diikuti sebanyak 144 peserta, dimana jurusan meliputi Kejuruan Mekanik Junior Mobil.Akuntansi, Operator Basic, Junior Teknisi Support, Autocad, Pendingin AC Split, Instalasi Tenaga Operator, Menjahit Pakaian Dasar, Las  SMAW 3G.

Bertempat di Aula BLK Tabalong, Kamis (2/5) kegiatan secara resmi di buka Bupati Tabalong yang diwakilkan oleh Staf Ahi Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, H M Aberani Aberar.

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Anang mengatakan dengan pelatihan ini nantinya mampu membangun jiwa kewirausahaan (entrepreneur) di dalam diri peserta, selain itu meningkatkan kemampuan rasa percaya diri para tenaga kerja produktif terutama dalam upaya memanfaatkan peluang kerja atau peluang berusaha secara mandiri.

“ Ini salah satu kegiatan strategis kita dalam rangka menjawab permasalahan ketenagkerjaan yang terjadi di Tabalong, mengingat saat ini lapangan kerja  semakin sempit sehingga diperlukan orang yang kreatif dalam menciptakan peluang kerja dan usaha, ” katanya.

Untuk itu ,Ujar Bupati, Pemerintah Daerah akan terus mendukung dan berupaya agar dapat lebih banyak lagi menganggarkan dana APBD untuk peningkatan kewirausahaan masyarakat khususnya di Tabalong sehingga kedepannya bisa terus berkembang.

Sebagaimana target pemerintah daerah , untuk menciptakan 10.000 wirausaha baru, sejak tahun pertama, dimana pada lima tahun sebelumnya alhamdulilah target wirausaha baru yang dihasilkan sudah terlampaui.

“ Untuk itu, mari terus kita galakkan semangat kewiarusahann dalam kehidupan masyarakat Tabalong,sehingga tingkat pencari kerja akan tertangani dan semakin berkurang.” Terangnya.

Sementara, Kepala UPT BLK Tabalong , Suhartojo mengatakan bahwa semua peserta usai melaksanakan pelatihan ini nantinya akan diberikan uji kompetensi.

Dimana tujuan dari penyelenggaraan Uji Kompetensi ini untuk mengukur kemampuan dan keterampilan peserta pelatihan sesuai dengan standar kompetensi kerja nasional sekaligus menumbuhkan sikap percaya diri  dan tangguh untuk berkompetisi di dunia kerja.

“ Alhamdulilah di angkatan pertama,  hampir 95 persen yang lulus , walaupun masih ada beberapa yang tidak lulus, “ jelasnya.

Adapun peserta yang tidak lulus disebabkan karena sudah diterima bekerja, mengingat tujuan utama dari pelatihan ini outputnya mereka semua bisa mendapat kerja dan mandiri.

“ Alhamdulilah mereka sudah diterima kerja, jadi kita lepas saja, dengan catatan mereka memang benar kerja di perusahaan itu, dan kita akan pantau langsung ke tempat kerja tersebut.” Tambahnya.

Suhartojo berharap dengan program ini menjadi solusi yang sangat tepat untuk menunjang keberhasilan Pemda melalui Disnaker Tabalong dan BLK Tabalong karena tidak hanya sebatas memberi bekal bakat keterampilan tetapi bisa menghasilkan pekerja –pekerja yang memiliki kompetensi dan integritas kerja yang baik.

Sebagai informasi pelatihan ini berlangsung kurang lebih 1,5 bulan dan 1-3 bulan On The Job Training (OJT) yaitu belajar kerja di perusahaan ,Instansi pemerintah dan lainnya. (MC Tabalong/Sy)

About the author

useradmin administrator

Leave a Reply